Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bilangan dan
operasi hitung dengan cara yang tidak membosankan melalui film
animasi baby bus berjudul Math Kingdom Adventure. Pendidikan
taman kanak-kanak modern mencakup dasar-dasar literasi awal dan
matematika. Matematika taman kanak-kanak berfokus pada
penghitungan, korespondensi satu-ke-satu, dan pengenalan bentuk dan
angka. Pengenalan angka adalah pengenalan dan penamaan angka dalam
bentuk tulisan. Saat memasuki taman kanak-kanak, diharapkan anak
Anda setidaknya sudah bisa menghitung sampai 10 dan mengidentifikasi
angka 1 sampai 5. Angka ada di mana-mana di lingkungan kita. Gunakan
setiap kesempatan untuk memperkuat konsep angka. Minta anak Anda
untuk melakukan pencarian nomor di seluruh ruangan atau rumah.
Setiap kali dia menemukan nomor, minta dia untuk mengidentifikasinya.
Dorong anak Anda untuk menemukan nomor sebanyak mungkin di
rumah Anda. Anda juga dapat menggunakan perburuan pemulung ini di
komunitas atau saat bepergian. Anak Anda harus menemukan nomor
tersebut pada tanda, di toko dan lingkungan lainnya. Buku kerja
matematika dapat dibeli untuk fokus pada pengenalan angka, tetapi
dorong kreativitas anak Anda untuk menyempurnakan konsep angka.
Tulis nomornya di selembar kertas. Bicara tentang seperti apa setiap
angka dan temukan item, seperti sereal, bola kapas, dan benda lain yang
dapat Anda sentuh, untuk membandingkan bentuk angka tersebut. Suruh
dia melacak nomornya dengan lem dan hiasi dengan bahan taktil. Pilihan
lainnya adalah meminta anak Anda untuk menghias nomor tersebut
dengan bahan warna-warni, seperti krayon dan glitter. Media video
merupakan cara yang mudah dan menarik untuk mengenalkan angka
pada anak
References
Amalina, A. (2020). Pembelajaran matematika anak usia dini di masa pandemi covid-19 tahun 2020.
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 538-548.
Baihaqi, A., Mufarroha, A., and Imani, A. I. T. (2020). Youtube sebagai media pembelajaran
pendidikan agama islam efektif di smk nurul yaqin sampang. Edusiana: Jurnal Manajemen
dan Pendidikan Islam, 7(1), 74-88.
Dewi, B. S. (2013). Imajinasi angka. Jurnal Imaji Maranatha, 5(1), 218285.
Dewi, N. W. U. R., Asril, N. M., and Wirabrata, D. G. F. (2021). Meningkatkan kemampuan berhitung
permulaan pada anak usia dini melalui video animasi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Undiksha, 9(2), 99-106.
Gunawan, I., Suraya, S. N., and Tryanasari, D. (2014). Pengaruh supervisi pengajaran dan kemampuan
guru mengelola kelas terhadap motivasi belajar siswa. Ilmu Pendidikan Jurnal Kajian Teori
dan Praktik Kependidikan, 41(1), 44-52.
Kristiawan, M., Aminudin, N., and Rizki, F. (2021). Optimalisasi pembelajaran daring berbasis aplikasi
online bagi calon guru pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia
Dini, 5(2), 1905-1914.
Nanda, H. I., Pratiwi, E. C., Fadila, I. R. N., Maharani, N. A. B., and Ardono, V. A. P. (2020). Media
edukasi siswa usia dini di masa pandemi. Suluh: Jurnal Abdimas, 2(1), 41-51.
Novianti, R. (2015). Pengembangan permainan roda putar untuk meningkatkan kemampuan berhitung
angka anak usia 5-6 tahun. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 4(1), 56-63.
Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Misykat: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah, 3(1), 171-210.
Putri, D. R., Nursanti, S., and Nayiroh, L. (2021). Dampak youtube pada kegiatan belajar daring anak
usia dini di tengah pandemi covid-19. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 169-
Salehudin, M. (2020). Literasi digital media sosial youtube anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(2),
-115.
Yuliani, D., Antara, P. A., and Magta, M. (2017). Pengaruh video pembelajaran terhadap kemampuan
berhitung permulaan anak kelompok b di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia
Dini Undiksha, 5(1), 96-105.