Login

DAMPAK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI DESA ATARI JAYA KECAMATAN LALEMBUU KABUPATEN KONAWE SELATAN)

Vol. 1 No. 03 (2022): ECOTECHNOPRENEUR : JOURNAL ECONOMICS, TECHNOLOGY AND ENTREPRENEUR:

Siti Agustina (1), Zainudin Saenong (2), La Tondi (3)

(1) Universitas Halu Oleo, Indonesia
(2) Universitas Halu Oleo, Indonesia
(3) Universitas Halu Oleo, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pembangunan infrastruktur jalan tani, saluran irigasi dan pasar di Desa Atari Jaya Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tani dan irigasi berdampak besar terhadap pendapatan masyarakat Desa Atari Jaya dengan rata-rata peningktan Rp 914.000/bulan, adanya pembangunan infrastruktur jalan tani mampu mempermudah mobilisasi akses bertani yang didukung dengan aliran air irigasi yang dimanfaatakan sebagai pengairan tanaman dan revitalisasi pasar yang dilakukan memberikan dampak cukup besar pada para pedagang di Desa Atari Jaya dengan rata-rata pengkatan Rp 1.908.000/bulant, faktor peningkatan pendapatan membenahi infrastruktur pasar, penempatan pedagang, tata ruang sampai dengan saran dan prasarana sehingga perubahan yang dilakukan kebersihan pasar, kerapihan, dan ketertiban. Setelah mengalami revitalisasi, pasar menjadi lebih bersih, rapi dan tertib yang berdampak terhadap peningkatan pembeli.

References

Amalia, Lia. (2007). EKONOMI PEMBANGUNAN.Yogyakarta : Graha Ilmu

Direktur Jenderal Bina Marga, (2007). MAKALAH DISAMPAIKAN PADA KONFERENSI NASIONAL TEKNIK JALAN (KNTJ) 8 JAKARTA, 4 - 5 September 2007.

Ikhsantono . (2009). PENGANTAR SISTEM TRANSPORTASI JAKARTA. Jakarta :Erlangga

Kodoatie, R.J. (2003). MANAJEMEN DAN REKAYASA INFRSTRUKTUR. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Siregar, H., & Sukwika, T. (2007). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PASAR TENAGA KERJA DAN IMPLIKASI KEBIJAKANNYA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN BOGOR.SOCA (Socio - Economic of Agriculture and Agribusiness), 7 (3), 1– 22. Retrieved from https:// ojs. unud. ac. Id / index. php/soca /article /view/4216.

Sjafrizal. (2012). EKONOMI WILAYAH DAN PERKOTAAN. Jakarta : Rajawali Pers

Sondang, Siagian P. (2005). ADMINISTRASI PEMBANGUNAN. Jakarta: Bina Aksar

Sugiono (2011). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D. Alfabeta

Susantono, (2012). MANAJEMEN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN WILAYAH. Jakarta: Universitas Indonesia.

Syaukani, (2004), OTONOMI DAERAH DALAM NEGARA KESATUAN. Pustaka

Todaro, M.P., dan Smith, S.C. Smith. (2011). PEMBANGUNAN EKONOMI. Jakarta: Erlangga.

T Johara, Jayadinata dan I.G.P. Pramandika. (2006). PEMBANGUNAN DESA DALAM PERENCANAAN. Bandung: Penerbit ITB

Sudriamunawar, Haryono. (2002). PEMBANGUNAN DESA. Jakarta: Bumi Aksara